post image
Direktur Divisi Industri Masa Depan Gangwon TP, Yoon Wan Tae, berbicara di hadapan wartawan asing yang menghadiri 2026 Gangwon AI Healthcare Global Forum di Chuncheon, 28 Oktober 2026./ZonaTerbang
KOMENTAR

Di tengah dinamika global yang menuntut percepatan transformasi teknologi, Provinsi Gangwon-do, Korea Selatan, terus memantapkan langkah strategisnya. Berpusat di Kota Chuncheon, Gangwon Techno Park (Gangwon TP) berdiri sebagai jangkar utama penggerak perekonomian regional, mentransformasikan potensi lokal menjadi daya saing industri yang diperhitungkan di kancah nasional maupun internasional.

Dalam paparan di hadapan wartawan asing yang menghadiri 2026 Gangwon AI Healthcare Global Forum di Chuncheon, 28 Oktober 2026, Direktur Divisi Industri Masa Depan Gangwon TP, Yoon Wan Tae, menegaskan visi jangka panjang perusahaan yakni memperkuat ekosistem industri berbasis kawasan terpadu untuk membuka masa depan baru bagi Gangwon-do.

Gangwon TP, sebutnya, tidak sekadar hadir sebagai fasilitator, melainkan katalisator utama yang menjembatani riset teknologi, kebijakan strategis, dan pertumbuhan sektor manufaktur modern.

Enam Pilar Pertumbuhan dan Infrastruktur Strategis

Dalam penjelasannya itu, Yoon mengataan, kekuatan utama Gangwon Techno Park terletak pada kemampuan mendistribusikan pusat pertumbuhan secara merata ke dalam enam wilayah strategis. Dengan membawahi 16 fasilitas fisik seluas total 225.929 meter persegi, Gangwon TP merancang spesialisasi industri yang berakar langsung pada keunggulan komparatif masing-masing daerah. 

Di Chuncheon, Gangwon TP diposisikan sebagai pusat inovasi klaster bio, di Gangneung fokus menggerakkan industri keramik canggih, dan di Hongcheon berperan vital dalam pengembangan material obat antibodi.
Lalu di Wonju bergerak cepat memimpin sektor semikonduktor dan digital healthcare, di Samcheok memelopori transisi energi masa depan melalui teknologi hidrogen cair, serta di Taebaek mengoptimalkan potensi sumber daya mineral dan kawasan industri bersih.
“Pendekatan kewilayahan yang terarah ini memastikan bahwa setiap jengkal wilayah di Gangwon-do memiliki denyut ekonomi yang mandiri namun tetap terintegrasi dalam satu ekosistem makro,” ujar Yoon.

Mengubah Tantangan Regulasi Menjadi Peluang Global

Pada bagian lain Yoon mengatakan, berbeda dengan wilayah metropolitan Seoul yang selama ini dikenal kuat dalam bidang teknologi informasi (IT) dan semikonduktor, Gangwon-do mengambil jalur pendekatan yang berbeda dalam memajukan industri bioteknologi.

“Mengingat skala wilayah regional yang memiliki keterbatasan tenaga kerja, jumlah korporasi yang relatif kecil, serta keterbatasan dana dibandingkan kawasan ibu kota, Gangwon menempatkan fokus nasional pada pengembangan industri mutakhir berbasis kecerdasan buatan (AI), seperti pengembangan obat baru berbasis AI dan perangkat kesehatan AI (AI healthcare device),” urainya.

Salah satu hambatan terbesar dalam sektor kesehatan digital biasanya berkaitan dengan regulasi ketat. Namun, Gangwon mampu mengubah tantangan tersebut menjadi keunggulan kompetitif. Dengan memanfaatkan status otonomi khusus serta regulatory sandbox (zona bebas regulasi), Gangwon Techno Park secara aktif menyediakan fasilitas uji coba (test bed) untuk perangkat medis presisi digital dan kesehatan berbasis AI.

Melalui dukungan ini, Gangwon TP membantu perusahaan-perusahaan binaannya memperoleh izin resmi pasca-demonstrasi, sebelum akhirnya mendampingi mereka melakukan ekspansi global dengan memanfaatkan fasilitas berstandar internasional yang dimiliki oleh Gangwon State.

Kisah Sukses Tenant: Dari HASS hingga Hegemoni Global Hugel

Bukti nyata dari efektivitas ekosistem dan dukungan strategis yang dibangun Gangwon TP, maish menurut Yoon, tercermin dari kisah sukses perusahaan-perusahaan binaannya yang berhasil menembus pasar global

PT HASS (Human-Aid System Supplier) yang merupakan perusahaan rintisan di bidang material prostetik gigi dan pasokan medis ini memulai langkah kecilnya dari fasilitas inkubasi Gangwon TP pada tahun 2008. Melalui pendampingan komprehensif—mulai dari R&D, uji klinis, standardisasi mutu global (FDA/CE), hingga suntikan dana ventura—HASS bertransformasi hingga resmi melantai di bursa saham KOSDAQ pada Juli 2024, 16 tahun sejak didirikan.

Sementara Hugel, Inc. yang merupakan perusahaan alumni Gangwon TP nomor 22 (lulusan tahun 2015), telah menjelma menjadi raksasa bio-farmasi yang memimpin pasar botox domestik Korea selama 5 tahun berturut-turut. Didirikan pada November 2001 di bawah kepemimpinan CEO Han Seon-ho dan Moon Kyung-jin, Hugel mengkhususkan diri dalam pengembangan dan ekspor produk biofarmasi (seperti botulinum toxin/botox, filler, dan kosmetik).

Berkat dukungan awal berupa penyediaan ruang bisnis di Chuncheon, peningkatan fasilitas produksi massal, kolaborasi R&D, hingga jejaring global, Hugel mencatat pencapaian fantastis dengan kapitalisasi pasar mencapai 3 triliun 340,1 miliar won, membukukan penjualan sebesar 319,7 miliar won dengan 611 karyawan pada tahun 2023, serta memperluas ekspor filler HA ke 46 negara pada tahun 2024.

Tak hanya itu, Hugel juga aktif berkontribusi bagi daerah melalui penyerapan tenaga kerja lokal (mencatatkan 252 karyawan berdomisili Chuncheon per Juni 2026), kegiatan bakti sosial, hingga program pemberdayaan ekonomi regional.

Menyongsong Babak Baru Ekonomi Gangwon-do

Melalui pembagian peran yang terstruktur rapi antara Divisi Kebijakan Perencanaan dan Divisi Dukungan Bisnis, Gangwon Techno Park terus merumuskan kebijakan regulasi yang progresif, memperluas jaringan investasi, serta mencetak talenta-talenta unggul di bidang industri masa depan.

Dengan fondasi infrastruktur yang kokoh, pemanfaatan regulasi yang inovatif, serta rekam jejak pembinaan korporasi global sekelas HASS dan Hugel, Gangwon TP membuktikan bahwa kawasan regional mampu melahirkan inovasi berdaya gedor internasional, sekaligus memastikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif bagi masyarakat Gangwon-do.

 


Adu Strategi Raksasa Dirgantara: Mengapa Airbus A350 dan Boeing 787 Punya Pendekatan Komposit yang Berbeda?

Sebelumnya

Robot Lokal Nanjing Dipamerkan di BRJF 2026

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Tech