Jika ada elemen "acak" di dasar realitas, maka rantai sebab-akibat yang kaku itu patah, dan ada ruang bagi kebebasan atau peluang baru yang tidak terprediksi.
Oleh: Jaya Suprana, Pendir ...
Logikanya indah: karena gratis, maka harus dianggap sempurna.
Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
SYAIR lagu “Maju Tak Gentar Membela Yang Benar&rdq ...
Kita boleh beda kata, tapi sama-sama butuh fajar.
Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
LAIN padang, lain belalang. Lain bahasa, lain bunyi.
Ayam jantan alias Jago ...
Kita tidak butuh Tuhan yang membelah laut merah atau membumi-hanguskan Sodom-Gomora.
Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
SEBUTAN “ateis” untuk Karen Armst ...
Dan hebatnya: kucing sama anjing Tidak pernah debat. Mereka cuma tidur bareng di sofa. Yang debat kita manusia.
Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
MANUSIA punya buda ...
Masing-masing definisi terperangkap dalam jebakan limitasi daya-pikir dan daya-ungkap manusia yang secara kodrati memang mustahil sempurna akibat memang mustahil ada manusia yang sempurna.
Oleh: ...
Sementara katak bukan bermakna katidak maupun kasaya namun sekadar nama satwa jenis amfibia yang bertulang belakang (vertebrata) berdarah dingin (ektoterm) mampu hidup di dua alam, yaitu fase larva di ...
Akibat terkebur menganggap masalah aritmatika kambing tersebut adalah sepele maka saya terkebur memberi jawaban secara cepat bahkan spontan tanpa khawatir keliru.
Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sang ...
Thoreau bahkan pernah tinggal di rumah Emerson selama beberapa tahun dan bekerja sebagai tukang kebun dan semacam juru tulis.
Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
SETE ...
Tapi dia tidak bisa dipakai sebagai sumber untuk memahami fisika itu sendiri.
Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
“THE Tao of Physics” terbit 1975 d ...
By
Popular posts
1
Anak Emas FIFA? Ketika Messi Dipuja, Ronaldo Diperlakukan Berbeda