post image
KOMENTAR

Raksasa dirgantara Boeing dan maskapai penerbangan United Airlines dilaporkan menjadi salah satu penyandang dana utama untuk sebuah acara realitas (reality show) keluarga Menteri Transportasi Amerika Serikat (DOT), Sean Duffy. Kedua korporasi tersebut diduga menyumbang dana hingga 1 juta dolar AS untuk mendanai seri perjalanan darat keluarga Duffy.

Program bertajuk The Great American Road Trip ini awalnya dirancang sebagai serial enam episode yang mendokumentasikan perjalanan darat keluarga melintasi berbagai wilayah di Amerika Serikat. Namun, proyek ini menuai sorotan tajam karena dinilai lebih menonjolkan upaya pembentukan citra media keluarga Duffy dibandingkan promosi pariwisata nasional.

Selain Boeing dan United Airlines, laporan dari View From The Wing mengungkapkan bahwa pendanaan seri tersebut juga disokong oleh perusahaan-perusahaan besar lainnya seperti Toyota, Shell, dan Royal Caribbean. Keterlibatan korporasi-korporasi besar ini memicu pertanyaan publik terkait adanya dugaan pemanfaatan jabatan menteri untuk kepentingan politik pribadi dan keluarganya.

Dalam pembukaan setiap episode, tim produksi menyematkan penafian (disclaimer) yang menyatakan bahwa seluruh biaya produksi dibayarkan oleh organisasi nirlaba Great American Road Trip, Inc., dan diterima oleh Departemen Transportasi sebagai bentuk hibah. Pihak keluarga Duffy menegaskan bahwa mereka tidak menerima kompensasi finansial langsung dan tidak ada uang pembayar pajak yang digunakan.

Kendati demikian, skema pendanaan ini tetap memicu perdebatan etika yang serius. Hal ini dikarenakan perusahaan-perusahaan yang menjadi sponsor utama—seperti maskapai penerbangan dan produsen pesawat—berada langsung di bawah regulasi ketat Departemen Transportasi AS serta kerap menjalankan lobi regulasi.

Boeing dan Toyota diketahui masuk dalam kategori Platinum Partner dengan kontribusi masing-masing diperkirakan mencapai 1 juta dolar AS. Sementara itu, United Airlines yang bertindak sebagai mitra maskapai penerbangan utama juga diduga menyetor dana sekitar 1 juta dolar AS.

Proses perekaman acara realitas ini dimulai sejak Oktober 2025, yang menurut istri Duffy, Rachel Campos-Duffy, terinspirasi oleh ajakan Donald Trump kepada jajaran kabinetnya untuk membuat proyek khusus menyambut peringatan 250 tahun kemerdekaan AS (semisequicentennial). Acara tersebut akhirnya resmi dirilis ke publik melalui platform YouTube pada 19 Agustus.

Sebelum ditayangkan, pihak juru bicara Duffy menyebutkan bahwa video tersebut harus melewati proses penyuntingan tambahan guna memastikan kepatuhan terhadap aturan etika pejabat pemerintah. Kendati demikian, penayangan seri ini tetap memicu kritik dari berbagai kalangan, termasuk mantan Menteri Transportasi Pete Buttigieg yang menyebut proyek ini tidak peka terhadap publik (out of touch).

Meski melibatkan dana sponsor jutaan dolar dari korporasi raksasa, performa tayangan tersebut terbilang sangat rendah. Kanal YouTube yang menayangkan seri ini tercatat hanya memiliki sekitar dua ribu pengikut dan setiap videonya hanya mengumpulkan beberapa ribu penonton.

Langkah kontroversial Duffy ini kian memanaskan spekulasi politik seputar manuvernya di panggung nasional. Banyak analis menilai program tersebut merupakan bagian dari upaya sang menteri untuk membangun infrastruktur politik keluarga serta mendongkrak popularitas menantunya yang tengah mencalonkan diri sebagai anggota Kongres.


Pesawat Cessna 441 Jatuh di Dekat Pos Radar Militer Alaska, 8 Orang Tewas

Sebelumnya

Boeing Perbaiki Ratusan Retakan Mikrokospis pada Air Force One

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel AviaNews