post image
Duka untuk Ali Khamenei yang tewas dalam serangan AS-Israel, 28 Februari 2026./Foto: PTS Taiwan
KOMENTAR

Karena itu saya percaya Indonesia memiliki hutang moral.

Saya berharap para pemimpin negeri ini—termasuk Prabowo Subianto—dapat bersuara lebih kuat membela kemanusiaan dan keadilan dunia.

Bukan semata-mata karena politik.

Tetapi karena nurani.

Di depan kedutaan Iran itu saya berdiri beberapa saat. Hujan masih turun. Jakarta masih sibuk. Kota ini tetap berjalan seperti biasa.

Namun di hati saya ada doa sederhana:

Semoga dunia suatu hari berhenti mencintai perang.
Semoga para pemimpin belajar bahwa kekuasaan tidak abadi.
Dan semoga kemanusiaan selalu lebih tinggi daripada ambisi negara.

Setelah itu saya berbalik pulang.

Langkah saya kembali menyusuri Jalan Teuku Umar yang basah oleh hujan. Jakarta tetap sama seperti tadi.

Tetapi bagi saya, hari itu saya telah melakukan sesuatu yang sederhana namun penting:

Saya berdiri di sisi kemanusiaan. Ahoi.

 


Korea Utara akan Lanjutkan Siaran Propaganda di Perbatasan

Sebelumnya

Daya Tarik Itamar Ben-Gvir dan Pergeseran Politik Pemilih Pemula di Israel

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Dunia