post image
Ilustrasi
KOMENTAR

Penutup: Paradigma Peradaban

Dalam kerangka peradaban, kemenangan perang tidak pernah final pada hari tembakan terakhir dilepaskan. Ia diuji oleh waktu — oleh bagaimana dunia mengingatnya, oleh bagaimana generasi setelahnya memaknai luka yang ditinggalkannya.

Moral peradaban bukan diuji saat lemah, tetapi saat memiliki kekuatan untuk menghancurkan dan memilih untuk tidak melakukannya.

Alutsista memang dapat mululuhlantakkan sejumlah kota. Tetapi hanya moral yang dapat menundukkan sejarah.

“Perang mungkin dimenangkan oleh senjata, tetapi peradaban hanya dimenangkan oleh hati yang menolak menjadi seperti musuhnya.”


Pemakzulan Sara Duterte dan Wacana Pemakzulan Gibran

Sebelumnya

Menguji Batas Perangkap Thucydides dari Pertemuan Trump-Xi

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Dunia