post image
Ilustrasi: ZonaTerbang
KOMENTAR

Tidak ada planet lain yang kita tahu punya siklus air cair sekompleks ini. Tidak ada tempat lain yang punya ikan bisa ganti ginjalnya demi pindah rumah.

KESIMPULAN:

Air asin, tawar dan payau bukan sekadar H2O+zat kimiawi . Mereka adalah laboratorium evolusi. Laut mengajari tentang ketahanan. Sungai mengajari tentang kelimpahan. Dan makhluk yang hidup di keduanya mengajari kita: adaptasi adalah bentuk tertinggi dari kecerdasan.

Dari es komet 4,6 miliar tahun lalu, sampai tetes keringat kita hari ini. Semuanya air yang sama. Berputar, menyeleksi, menciptakan, memusnahkan.

Itulah sebabnya planet ini disebut "Planet Biru". Bukan karena warnanya. Tapi karena ia berani memelihara kontradiksi: asin dan tawar, keras dan lembut, terang dan gelap, mati dan hidup. Lalu membuat semuanya bekerja bersama.
 

 


Menelaah RAPBN 2027

Sebelumnya

Abuna Yemata Guh

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Jaya Suprana