post image
Suasana shalat Istisqa di halaman Kantor Bupati Lahat, Sumatera Selatan, Rabu, 9 September 2026.
KOMENTAR

Pemerintah Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, menggelar ibadah shalat Istisqa atau shalat sunnah meminta hujan secara berjamaah di halaman Kantor Bupati Lahat, Rabu pagi, 9 September 2026.

Pelaksanaan ibadah massal ini merupakan bentuk ikhtiar spiritual pemerintah daerah bersama masyarakat dalam menghadapi musim kemarau panjang yang telah berdampak pada kekeringan di berbagai wilayah kabupaten tersebut.

Shalat yang diimami ulama Lahat, H. Sidiq Al Hafidz, diikuti Bupati Lahat Bursah Zarnubi dan Wakil Bupati Widia Ningsih, juga ratusan jemaah yang terdiri atas pegawai negeri sipil di lingkungan Pemkab Lahat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lahat, tokoh masyarakat, serta warga setempat.  

Kehadiran unsur pimpinan daerah ini mencerminkan kepedulian yang tinggi terhadap kondisi masyarakat yang mulai merasakan kesulitan akibat minimnya curah hujan dalam beberapa bulan terakhir.

Shalat istisqa di Kabupaten Lahat ini menjadi istimewa dengan kehadiran Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah AK Al Sattari. Kehadiran tokoh penting asal Gaza, Palestina, di tengah-tengah masyarakat Lahat ini memberikan nuansa kekeluargaan internasional serta mempererat ukhuwah Islamiyah antarbangsa dalam momen yang penuh kekhusyukan tersebut.

Usai pelaksanaan shalat sunnah dua rakaat, kegiatan dilanjutkan dengan khutbah yang disampaikan oleh khatib dengan menekankan pentingnya introspeksi diri dan memperbanyak istighfar. Khatib mengingatkan bahwa kemarau panjang dan musibah kekeringan merupakan ujian sekaligus pengingat bagi manusia untuk senantiasa menjaga hubungan baik dengan Sang Pencipta serta alam sekitar.

Bupati Bursah Zarnubi dalam keterangannya usai kegiatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak dan masyarakat yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak hanya mengandalkan upaya teknis seperti penyaluran air bersih, namun juga pendekatan spiritual melalui doa bersama agar musibah kekeringan ini dapat segera teratasi.

Kehadiran Dubes Abdulfattah AK Al Sattari beserta istri dalam kegiatan ini juga mendapat sambutan hangat dari warga Lahat yang hadir di lokasi. Momentum ini dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat untuk bersilaturahmi singkat dan mendoakan keselamatan serta kemerdekaan rakyat Palestina dari ujian yang sedang mereka hadapi di tanah air mereka.

Pemerintah Kabupaten Lahat berharap kegiatan shalat Istisqa ini dapat mengetuk pintu langit dan mendatangkan rahmat berupa hujan yang merata di seluruh wilayah kabupaten. Dengan pulihnya ketersediaan air bersih dan tersiramnya lahan-lahan pertanian, aktivitas warga serta sektor ketahanan pangan di Lahat diharapkan dapat kembali normal seperti sedia kala.


TNI AL Kerahkan Tiga Kapal Perang Cari Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Sebelumnya

Jumhur: Perdagangan Karbon Bukan Awal, Tapi Hasil dari Aksi Lingkungan yang Terukur

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Nasional