Solidaritas Ojol Senusantara (SOS) di bawah kepemimpinan Agung VJ selaku Ketua Umum mendesak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto untuk segera mengusut dan menuntaskan dugaan kasus penyadapan terhadap Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, serta sejumlah tokoh politik lainnya yang dikaitkan dengan dugaan makar.
SOS menilai persoalan ini tidak boleh dipandang semata-mata sebagai dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Apabila benar terdapat penyadapan yang berkaitan dengan upaya makar terhadap Presiden, maka persoalan tersebut menyangkut keamanan negara, stabilitas nasional, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Kapolri harus memastikan kasus ini diusut secara transparan, profesional, dan tuntas sampai ke akar-akarnya. Termasuk tujuan atau motifnya. Jangan sampai ada pihak yang kebal hukum. Ini penting demi menjaga nama baik dan marwah institusi Polri agar tetap bersih serta setia kepada NKRI,” tegas SOS dalam keterangan yang diterima redaksi.
Sekretaris Jenderal Solidaritas Ojol Senusantara, Saham Lamganda Silalahi, S.H., menyampaikan bahwa stabilitas keamanan nasional merupakan kebutuhan mendasar bagi para pengemudi transportasi online.
“Yang kami perlukan selaku Pengemudi Online adalah kondisi keamanan yang stabil. Apabila Indonesia rusuh, maka yang paling terdampak adalah kami, para pengemudi yang setiap hari mengais rezeki di jalan. Ketika situasi tidak aman, kami kehilangan penghasilan, keselamatan terancam, dan keluarga kami ikut menanggung akibatnya,” ujar Saham.
SOS menegaskan bahwa pengusutan kasus ini harus dilakukan berdasarkan hukum dan bukti yang sah. Perbuatan penyadapan yang mengarah dugaan makar harus dibuktikan melalui proses hukum yang transparan dan berkeadilan, tanpa mengorbankan hak-hak siapa pun.
Agung VJ Ketum SOS juga berharap semboyan “Polri Bersama Masyarakat” tetap hidup di hati seluruh rakyat Indonesia. Kepercayaan masyarakat terhadap Polri harus dijaga. Kami SOS meminta kepolisian dibawah kepemimpinan kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto untuk berani mengungkap kebenaran, profesionalisme, serta komitmen terhadap supremasi hukum.
“Kiranya semboyan Polri Bersama Masyarakat tetap ada di hati rakyat. Kami ingin Polri menjadi institusi yang benar-benar melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Tan Hanna Dharma Mangwra, tiada pengabdian yang mendua,” tutup Saham.



KOMENTAR ANDA