post image
Situasi Perth, Australia di tengah pandemi Covid-19/Ist
KOMENTAR

PERTH adalah ibukota negara bagian Australia Barat, dan juga merupakan kota terbesar di Western Australia. Perth, kota terpadat keempat di Australia, dengan jumlah penduduk lebih kurang 2,06 juta jiwa. Sebagian besar wilayah metropolitan terbentang di Dataran Pesisir Swan River di antara Samudra Hindia dan Darling Scarp. Kota ini telah berkembang ke luar dari permukiman asli di Sungai Swan, di mana kawasan pusat bisnis kota dan pelabuhan Fremantle yang terkenal itu berada.  
 
Perth berisi sejumlah bangunan publik penting serta berbagai situs bersejarah. Terdapat bangunan dari gedung-gedung  pemerintahan yang terkenal diantaranya Gedung Parlemen, Gedung Mahkamah Agung, dan Perth Mint, tempat percetakan uang logam. Kota ini terhubung dengan dunia luar, dilayani oleh Pelabuhan Laut Fremantle dan Perth International Airport. Fremantle adalah pangkalan angkatan laut sekutu yang digunakan selama Perang Dunia II. Di bidang pendidikan terdapat lima universitas Australia Barat yang berpusat di Perth. Kota ini bahkan telah menempati peringkat atas di antara kota-kota paling layak huni di dunia dan diklasifikasikan oleh Globalization and World Cities Research Network pada tahun 2020 sebagai kota global Beta.

Perth CBD (Central Business Distric) memiliki berbagai ragam toko, jadi anda dijamin akan menemukan lebih mudah apa yang dicari. Dengan pertokoan yang sesuai untuk segala usia dan gaya hidup, anda dapat menghabiskan waktu sehari penuh dengan  menjelajahi banyak arcade unik dan aneka shopping mall di Kota Perth. Ada Hay Street Mall, London Court dan Forrest Chase serta beberapa lainnya. Oxford Street Leederville tidak hanya merupakan pusat bagi beberapa kehidupan malam terbaik di Perth, tetapi juga memiliki banyak butik dan toko vintage yang jarang dapat ditemukan di tempat lain. Apakah Anda ingin berbelanja hadiah unik atau sekadar menjelajahi toko mode trendi, Leederville adalah tempat terbaik untuk itu. Setelah selesai berbelanja, anda dapat mengunjungi beberapa kafe lokal Leederville untuk menikmati kopi yang enak dan lezat. Sangat mudah untuk mencapai tempat tempat tujuan tersebut dan ingat, hanya ada satu saja perhentian dari stasiun Perth di jalur Joondalup yang cukup ramai itu.

Perth juga memiliki banyak pusat perbelanjaan "in door" (dalam ruangan tertutup) yang unik dan terletak pada berbagai pinggiran kota di sekitarnya. Jika ingin melepaskan diri dari hawa panas di musim panas atau tinggal di dalam ruangan jauh dari hawa dingin di musim dingin, shopping mall dalam ruangan ini sangat cocok untuk dikunjungi. Di dalamnya terdapat beragam toko khusus dan department store. Ada pula Pusat Perbelanjaan Westfield Carousel yang merupakan salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Perth. Terletak di Cannington, selatan Perth. Lengkap dengan bioskop, berbagai pilihan restoran, dan toko toko khusus yang sesuai untuk semua orang dan ini juga merupakan tempat yang tepat untuk bertemu dengan teman-teman. Lokasi ini  mudah diakses dari Boulevard dengan  menggunakan bus atau kereta api Transperth.

Di luar kawasan pusat bisnis, terdapat pusat kota penting dalam wilayah metropolitan termasuk Armadale, Fremantle, Joondalup, Midland, dan Rockingham. Kebanyakan kawasan itu awalnya didirikan sebagai pemukiman terpisah dengan tetap mempertahankan identitas yang berbeda setelah dimasukkan ke dalam wilayah metropolitan yang lebih luas. Seperti kota kota lain di Australia, Perth merupakan kota yang sering disebut sebagai "sangat Inggris", bersih teratur banyak terdapat ruang terbuka publik berupa taman-taman yang indah dan bersih.

Jangan dibandingkan dengan Jakarta yang penduduknya sudah mencapai jumlah lebih dari 10 juta jiwa. Sekilas Kota Perth pasti akan tampak "sepi" bila dibandingkan dengan keramaian kota Jakarta.  Akan tetapi sekarang ini di tengah melandanya pandemi Covid-19 keadaan telah berbalik 180 derajat. Pusat-pusat keramaian dan pusat perbelanjaan di Jakarta tampak sepi sedangkan di Perth suasana tidak berubah, tetap ramai pengunjung terutama di akhir pekan. Tidak kelihatan terpengaruh dengan virus corona, tidak terlihat orang menggunakan masker dan menjaga jarak, semuanya terlihat normal "biasa-biasa" saja.   Ini adalah berkat kewaspadaan tinggi dari pemerintah Australia terutama pemerintah daerah Australia Barat dalam menangani pandemi Covid-19 di fase awalnya. Lockdown dan disiplin tinggi pada awal tahun 2020 menghadapi pandemi dalam mematuhi standar protokol kesehatan dengan ketat telah menghasilkan suasana dan atmosfir yang sangat nyaman, seolah tidak terpengaruh Covid-19 seperti halnya yang terjadi pada kota-kota besar di segenap penjuru dunia. Jalan-jalan di Perth terasa tengah berada di planet lain, planet yang bebas corona, planet yang tidak kedapatan orang-orang yang menggunakan masker dan menjaga jarak.

Penulis adalah pendiri Pusat Studi Air Power Indonesia

Close X

Setelah SJ-182, Sekilas tentang Dunia Penerbangan Indonesia

Sebelumnya

Merunut Penyebab Jatuhnya Pesawat Terbang Sriwijaya Air SJ-182

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Chappy Hakim