post image
Su-24 Fencer milik Iran./Foto: The Aviationist
KOMENTAR

Kementerian Pertahanan Qatar mengatakan Angkatan Udara Emir Qatar telah menembak jatuh dua pesawat Su-24 Iran, serta tujuh rudal balistik dan lima drone.

Saat hari ketiga operasi tempur melawan Iran berakhir, Kementerian Pertahanan Qatar mengumumkan bahwa Angkatan Udara Emir Qatar (QEAF) telah menembak jatuh dua pesawat pengebom taktis Su-24 Fencer Iran pada 2 Maret 2026. Ini akan menjadi dua pesawat Iran pertama yang dikonfirmasi telah ditembak jatuh sejak awal konflik.

Selain itu, The Aviationist melaporkan, Kementerian Pertahanan mengatakan QEAF mencegat tujuh rudal balistik melalui pertahanan udara, sementara lima drone ditembak jatuh oleh QEAF dan Angkatan Laut Emir Qatar. Sebelumnya pada hari yang sama, Kementerian Pertahanan mengungkapkan bahwa dua drone menargetkan pembangkit listrik di Mesaieed dan fasilitas energi di Kota Industri Ras Laffan, dengan kerusakan yang belum dinilai.

Tidak jelas aset spesifik mana yang digunakan untuk mencegat kedua Su-24, rudal dan drone. Penggunaan pertahanan udara hanya disebutkan secara eksplisit untuk rudal balistik, yang membuka kemungkinan keterlibatan pesawat tempur.

Angkatan Udara Qatar (QEAF) mengoperasikan tiga jet tempur berbeda: F-15QA Ababil, Eurofighter Typhoon, dan Dassault Rafale. Perlu dicatat bahwa angkatan tersebut juga mengoperasikan sistem rudal permukaan-ke-udara negara itu, yang meliputi sistem Patriot dan NASAMS.

Jika F-15QA adalah aset yang digunakan untuk menembak jatuh Su-24, rekor tempur F-15 akan meningkat lebih banyak lagi, mencapai 106-0 kemenangan udara-ke-udara. Perlu dicatat, F-15QA telah aktif sejak awal serangan terhadap Iran, dan setidaknya satu terlihat di situs pelacakan penerbangan.

Pesawat lain yang telah melakukan misi pertahanan udara dalam beberapa hari terakhir, dan mungkin telah digunakan melawan Su-24, adalah Eurofighter Typhoon. Selain itu, pada 1 Maret, sebuah pesawat tempur Typhoon FGR4 Angkatan Udara Kerajaan Inggris yang ditempatkan di Qatar bersama skuadron gabungan Inggris-Qatar No. 12 menembak jatuh sebuah drone Iran yang menuju Qatar dengan rudal udara-ke-udara.

Mengenai alasan mengapa Su-24 Iran terbang menuju Qatar, tidak ada detail yang diungkapkan. Media pemerintah Iran sebelumnya mengklaim bahwa jet tempur F-4E Phantom II Angkatan Udara Republik Islam Iran dan pesawat lain akan digunakan untuk mengebom pangkalan AS di wilayah tersebut sebagai pembalasan.

 

 


Jenazah Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Dipulangkan ke Tanah Air

Sebelumnya

Yuk Kita Intip Gaji Pilot Jet Tempur AS

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Militer