post image
Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan Cilia Flores
KOMENTAR

Mantan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, menyerukan persatuan nasional di tengah duka yang menyelimuti negaranya setelah gempa berkekuatan 7,1 magnitudo mengguncang sejumlah wilayah dan menewaskan sedikitnya 32 orang serta melukai sekitar 700 lainnya.

Seruan itu disampaikan Maduro dari balik tahanan federal di New York, Amerika Serikat, tempat ia ditahan sejak ditangkap pasukan AS pada Januari lalu.

Melalui kanal Telegram resminya, Maduro menyampaikan pesan solidaritas kepada rakyat Venezuela yang kini menghadapi salah satu bencana alam terbesar dalam lebih dari satu abad terakhir.

Dalam pernyataan yang juga mengatasnamakan istrinya, Cilia Flores de Maduro, Maduro mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengesampingkan perbedaan dan fokus membantu para korban.

“Saat ini, hanya ada satu pesan: persatuan maksimal, solidaritas maksimal, dan aksi maksimal," demikian bunyi pesan yang disampaikan dari dalam tahanan.

Gempa kembar yang mengguncang Venezuela terjadi ketika negara itu masih berupaya keluar dari krisis ekonomi berkepanjangan.

Kerusakan infrastruktur, ancaman terganggunya layanan publik, serta meningkatnya kebutuhan bantuan kemanusiaan diperkirakan akan menambah berat beban masyarakat yang selama bertahun-tahun menghadapi kesulitan ekonomi.

Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, telah menetapkan status darurat nasional dan mengerahkan seluruh sumber daya kesehatan untuk menangani korban.

“Kami telah mengaktifkan seluruh jaringan kesehatan publik dan swasta di negara ini, khususnya di daerah yang paling terdampak,  untuk merawat para korban luka selama masa yang sangat sensitif ini bagi masyarakat,” ujarnya.

Gelombang simpati juga datang dari tokoh oposisi Venezuela, María Corina Machado. Peraih Nobel Perdamaian yang kini hidup dalam pengasingan itu menyampaikan dukungannya kepada para korban melalui media sosial.

“Hatiku, pelukanku yang tak terbatas, dan doaku bersama setiap rumah di Venezuela di saat-saat penuh penderitaan ini,” tulis Machado.


Gempa Besar Hantam Venezuela, KBRI Pastikan Seluruh WNI Selamat

Sebelumnya

Menhan Singapura Ingatkan Potensi Dunia yang Lebih Berbahaya

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Dunia