Sebuah helikopter militer jenis MH-60 Black Hawk milik Angkatan Darat Amerika Serikat (U.S. Army) dilaporkan mengalami kecelakaan (aviation mishap) di wilayah negara bagian Colorado pada Selasa, 25 Agustus 2026. Beruntung, seluruh awak yang berada di dalam helikopter khusus tersebut berhasil keluar dan dievakuasi tanpa mengalami luka-luka.
Pesawat rotor tersebut diketahui dioperasikan oleh Resimen Penerbangan Operasi Khusus ke-160 atau 160th Special Operations Aviation Regiment (Airborne), unit elit penerbang militer AS yang populer dengan julukan Night Stalkers. Unit ini bertugas menyediakan dukungan transportasi udara taktis, infiltrasi, serta eksfiltrasi presisi bagi pasukan khusus AS.
Insiden jatuhnya helikopter berlangsung saat unit tersebut tengah menjalani misi penerbangan latihan rutin. Lokasi pendaratan darurat berada di area berhutan di kawasan kaki bukit Colorado sebelah barat Denver, tepatnya di sebelah utara Golden Gate Canyon State Park, sebagaimana dikonfirmasi oleh Kantor Sheriff Gilpin County.
Berdasarkan dokumentasi visual dan rekaman di lokasi kejadian, badan helikopter (airframe) tampak berada di antara pepohonan yang tumbang dan patah akibat benturan. Meski mengalami pendaratan keras di medan terjal, struktur utama bodi helikopter terlihat masih relatif utuh.
Kerusakan paling signifikan terjadi pada sistem baling-baling utama (main rotor), di mana bilah rotor dilaporkan patah di dekat tiang poros baling-baling. Selain itu, corak cat hitam pekat khas armada siluman dan rangkaian perlengkapan modifikasi taktis 160th SOAR masih dapat diidentifikasi secara jelas pada bangkai heli.
Pihak Komando Operasi Khusus Angkatan Darat AS (USASOC) maupun pimpinan 160th SOAR langsung menurunkan tim darurat dan keselamatan penerbangan ke lokasi insiden. Otoritas militer menegaskan bahwa penyelidikan komprehensif telah resmi dibuka untuk mengungkap pemicu teknis maupun operasional di balik kegagalan penerbangan tersebut.
Dalam pernyataan resminya kepada media, perwakilan 160th SOAR menyatakan bahwa komando menganggap sangat serius setiap insiden pelatihan dan memprioritaskan keselamatan personel. Karena proses investigasi keselamatan aktif sedang berlangsung, militer belum dapat membagikan rincian teknis mendalam lebih lanjut kepada publik.
Unit Night Stalkers yang bermarkas utama di Fort Campbell, Kentucky, dikenal mengoperasikan armada helikopter yang dimodifikasi secara ekstensif untuk misi-misi paling berbahaya. Varian MH-60 yang mereka gunakan dilengkapi radar canggih penembus cuaca, sistem avionik canggih, serta kemampuan pengisian bahan bakar di udara (air-to-air refueling).
Kecelakaan di Colorado ini terjadi hanya beberapa pekan setelah peristiwa jatuhnya helikopter serang AH-64E Apache milik Angkatan Darat AS di Texas. Berbeda dengan insiden Black Hawk kali ini yang seluruh krunya selamat, kecelakaan Apache di Texas sebelumnya menelan korban jiwa kedua penerbangnya serta menghancurkan total badan pesawat.
Otoritas berwenang saat ini terus mengamankan area hutan di sekitar Golden Gate Canyon State Park guna memfasilitasi proses olah tempat kejadian perkara dan evakuasi bangkai helikopter. Informasi perkembangan lanjutan terkait hasil analisis kotak hitam dan temuan mekanis akan dirilis secara bertahap oleh militer AS setelah investigasi rampung.



KOMENTAR ANDA