Indonesia perlu mengukur investasi melalui pekerjaan layak, penerimaan pajak, penguasaan teknologi, dan pertumbuhan usaha lokal. Data ekspor harus dipertemukan dengan pembayaran serta laporan pajak. Kepastian hukum, pembiayaan, dan logistik domestik pun perlu diperbaiki agar semakin banyak kegiatan bernilai tinggi berlangsung di sini.
Bagi ibu yang menyapu debu di teras rumahnya, istilah perpajakan internasional mungkin terasa asing. Ia mengenal ongkos berobat, uang sekolah, dan jalan yang setiap hari dilewati anaknya.
Di situlah ujian kedaulatan ekonomi berlangsung: apakah kekayaan yang meninggalkan kampungnya ikut membiayai kehidupan yang lebih baik bagi keluarganya?



KOMENTAR ANDA