post image
Seorang pria mengibarkan bendera Iran di reruntuhan sekolah dasar putri Shajerah Tayyebeh di Minab, Iran, yang hancur diserang AS pada 28 Februari 2026.
KOMENTAR

AS dan sekutu perlu menjawab seribu pertanyaan moral berdasarkan hukum humaniter internasional yang telah mereka rancang puluhan tahun lalu atas tewasnya 175 anak di sekolah dasar putri Shajerah Tayyebeh.
 


Teguh Santosa Apresiasi Kehadiran Dubes Hong Kwang Il, Kerja Sama Indonesia-Korea Utara akan Semakin Erat

Sebelumnya

Diwawancarai Media Perancis: Prabowo Tegaskan Indonesia Ingin Jadi Penengah yang Netral

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Dunia