Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI
TANGO Argentina memang memiliki daya tarik yang luar biasa sehingga kini makin populer terutama bagi kaum perempuan Indonesia. Beberapa faktor psikososiokultural yang berkontribusi pada fenomena ini adalah:
1. Romantisme: Tango Argentina dikenal karena gerakan yang sensual dan emosional, yang dapat memicu perasaan romantis dan intens. Perempuan mungkin tertarik dengan aspek ini karena keinginan untuk mengalami perasaan yang kuat dan mendalam.
2. Ekspresi Diri: Tango Argentina memungkinkan perempuan untuk mengekspresikan diri dan emosi mereka dengan cara yang unik dan kreatif. Ini dapat menjadi outlet bagi mereka yang ingin mengekspresikan diri dalam cara yang tidak biasa.
3. Koneksi dengan Pasangan: Tango Argentina adalah tarian pasangan yang memerlukan koneksi yang akrab antara dua orang. Perempuan mungkin tertarik dengan aspek ini karena keinginan untuk memiliki koneksi yang mendalam dengan orang lain.
4. Kemampuan Fisik: Tango Argentina memerlukan kemampuan gerak fisik yang dapat menjadi tantangan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan mereka.
5. Kultur dan Estetika: Tango Argentina memiliki estetika yang unik dan menarik, dengan musik, kostum, dan gerakan yang indah. Perempuan mungkin tertarik dengan aspek ini karena keinginan untuk mengalami keindahan dan keanggunan.
6. Identitas dan Ekspresi Diri: Tango Argentina memungkinkan perempuan untuk mengekspresikan diri dan identitas mereka dengan cara yang unik. Dalam budaya Indonesia yang seringkali konservatif, Tango Argentina dapat menjadi outlet bagi perempuan untuk mengekspresikan diri dan menunjukkan sisi mereka yang lebih bebas dan ekspresif.
7. Kemampuan dan Kendali: Tango Argentina memerlukan kemampuan fisik dan mental yang baik, yang dapat memberikan perempuan rasa kendaIi dan kepercayaan diri. Dalam masyarakat yang seringkali memposisikan perempuan sebagai kaum lemah, Tango Argentina dapat menjadi cara bagi perempuan untuk mewujudkan semangat Kartini menyetarakan perempuan dengan lelaki Indonesia.
8. Koneksi Sosial: Tango Argentina seringkali ditarikan dengan pasangan, yang dapat memfasilitasi koneksi sosial dan hubungan dengan orang lain. Dalam budaya Indonesia yang seringkali menekankan pentingnya hubungan sosial, Tango Argentina dapat menjadi cara bagi perempuan untuk membangun hubungan dan jaringan sosial.
9. Estetika dan Keindahan: Tango Argentina memiliki estetika yang unik dan menarik, dengan musik, kostum, dan gerakan yang indah. Perempuan mungkin tertarik dengan aspek ini karena keinginan untuk mengalami keindahan dan keanggunan.
10. Romantisme dan Fantasi: Tango Argentina seringkali dikaitkan dengan romantisme dan fantasi, yang dapat memicu perasaan dan imajinasi perempuan. Dalam masyarakat yang seringkali menekankan pentingnya romantisme dan cinta, Tango Argentina dapat menjadi cara bagi perempuan untuk mengalami perasaan yang kuat dan mendalam.
Namun, perlu diingat bahwa fenomena Tangomaniak di Indonesia juga dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor lain, seperti media dan promosi yang efektif, ketersediaan kelas dan komunitas Tango Argentina, pengaruh budaya asing dan globalisasi, kebutuhan akan hiburan dan kegiatan yang unik Namun jangan abai bahwa setiap orang pada prinsip memiliki alasan yang unik untuk tertarik dengan Tango Argentina, dan faktor-faktor di atas hanya beberapa kemungkinan.
Khusus di Indonesia masih ada fenomena Tango Argentina yang menarik untuk disimak yaitu Indonesia kini menjadi destinasi utama bagi para pedansa professional Tango Argentina dari Filipina, Kolumbia, Chili, Prancis dan tentu saja Argentina sendiri berduyun-duyun datang untuk mempergelar pergelaran sambil mencari nafkah. Beberapa faktor yang mungkin berkontribusi pada fenomena ini adalah:
- Pertumbuhan komunitas tango: Indonesia memiliki komunitas tango yang berkembang pesat, dengan banyak acara festival tango yang diadakan setiap tahun, seperti Tango In Bali dan Indonesia Championship Preliminaries.
- Keindahan kebudayaan: Indonesia memiliki kekayaan kebudayaan yang unik, dan para penari tango profesional mungkin tertarik untuk mengalami dan mempelajari lebih lanjut tentang budaya lokal.
- Keterbukaan dan keramahan: Masyarakat Indonesia dikenal karena keterbukaan dan keramahan mereka, membuat para penari tango profesional merasa nyaman dan diundang untuk datang.
- Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat kelas menengah-atas Indonesia merupakan konsumen potensial bagi para pedansa profesional Tango Argentina.
Jika sudah terbukti ada Tango Italia, Tango Prancis, Tango Spanyol. Tango Rusia, Ballroom Tango, Tango Kuba, Tango Argentina bukan mustahil akan ada Tango Indonesia mensinergikan sukma tari tradisional Nusantara semisal zapin, jaipong, bedhayan, serimpi, legong, dengan dansa Tango!
MERDEKA!


KOMENTAR ANDA