Tidak kurang dari 33 ribu rumah di Teheran rusak sejak hari pertama AS dan Israel menyerang Iran. Sementara jumlah pengungsi mencapai ribuan orang. Informasi ini disampaikan Juru Bicara Wali Kota Teheran, Abdolmotahhar Mohammadkhani, beberapa saat lalu, 2 April 2026.
Ia menyatakan bahwa semua unit tersebut membutuhkan perbaikan, mulai dari perbaikan kecil seperti kaca, pintu, dan jendela yang pecah hingga kasus yang membutuhkan rekonstruksi besar atau pembangunan ulang total.
Menurut pejabat tersebut, status lebih dari 4.000 unit hunian telah ditentukan, dan pekerjaan rekonstruksi telah dimulai. Ia menjelaskan bahwa upaya ini dilakukan oleh pemilik rumah dengan dukungan keuangan dari pemerintah kota atau dikelola langsung oleh pemerintah kota.
Teheran atau Tehran adalah ibu kota dan kota terbesar di Iran, ibu kota provinsi Teheran dan syahrestan Teheran. Kota ini memiliki populasi sebanyak 9.039.000 jiwa pada perkiraan tahun 2022. Sementara menurut perkiraan PBB tahun 2018, kota ini merupakan kota terpadat ke-34 di dunia dan kota terbesar di wilayah Asia Barat.
Mohammadkhani menambahkan bahwa total 1.869 keluarga yang terdampak membutuhkan bantuan perumahan. Dari jumlah tersebut, 1.245 keluarga—setara dengan sekitar 4.200 orang—telah ditampung di 23 fasilitas perumahan.
Juru bicara tersebut mencatat bahwa beberapa dari mereka yang terdampak telah memilih untuk tinggal bersama kerabat atau pindah ke kota lain, sementara sekitar 140 keluarga telah kembali ke rumah mereka setelah perbaikan kecil selesai.
AS dan rezim Israel melancarkan kampanye militer skala besar tanpa provokasi terhadap Iran setelah pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei, bersama dengan beberapa komandan militer senior dan warga sipil pada 28 Februari.
Serangan tersebut melibatkan serangan udara yang luas di lokasi militer dan sipil di seluruh Iran, menyebabkan banyak korban dan kerusakan infrastruktur yang meluas.
Sebagai tanggapan, Angkatan Bersenjata Iran telah melakukan operasi pembalasan, menargetkan posisi Amerika dan Israel di wilayah pendudukan dan di pangkalan regional dengan gelombang rudal dan drone.




KOMENTAR ANDA