post image
Ilustrasi: ZonaTerbang
KOMENTAR

Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan

KITA semua sudah terbiasa dengan nama-nama buah seperti pisang, rasberi (raspberry), jeramiberi (strawberry) sehingga kita beranggapan semua masalah adalah sudah take for granted alias menerima begitu saja, maka boleh bergaya EMG (emang gue pikirin) alias cuek.

Kaum awam termasuk saya menduga bahwa pisang bukan tergolong beri sementara rasberi (raspberry) dan jeramiberi (strawberry) pasti beri. Ternyata saya keliru!

Berdasar hasil riset Pusat Studi Kelirumologi terhadap beri, dapat disimpukan bahwa pisang (Musa acuminata) sebenarnya termasuk jenis beri, sedangkan rasberi (Rubus idaeus) bukan tergolong beri .

Dalam taksonomi botani, beri adalah jenis buah yang memiliki tiga ciri:
1. Berasal dari satu ovarium (bagian bunga yang mengandung biji)
2. Daging buah yang tebal dan berair
3. Biji-biji yang tersebar di dalam daging buah

Pisang memenuhi ketiga ciri tersebut, yakni berasal dari satu ovarium, memiliki daging buah yang tebal dan berair, dan biji-bijinya tersebar di dalam daging buah (meskipun biji pisang kerap tidak terlihat karena terlalu kecil dan tidak berkembang).

Rasberi, di sisi lain, adalah jenis buah agregat (aggregate fruit) yang terdiri dari banyak buah kecil (drupelet) yang menyatu. Setiap drupelet memiliki biji sendiri dan berasal dari ovarium yang berbeda. Jadi, raspberi tidak memenuhi definisi beri dalam taksonomi botani.

Meski sama-sama menyandang gelar beri, ternyata lain raspberry lain blueberry. Sementara ternyata rasberi bukan beri, lain halnya dengan beribiru (Vaccinium corymbosum) yang tergolong jenis beri dalam taksonomi botani. Blueberry berasal dari satu ovarium, memiliki daging buah yang tebal dan berair, dan biji-bijinya tersebar di dalam daging buah. Jadi, blueberry adalah contoh beri yang “benar”.

Lagu “Bluebery Hill” juga tersohor merdu mendayu-dayu

Strawberry (Fragaria ananassa) alias jeramiberi di sisi lain, bukanlah beri dalam taksonomi botani. Strawberry adalah jenis buah aksesori (accessory fruit) berasal dari reseptakel (bagian bunga yang menopang ovarium) yang membesar dan menjadi daging buah. Biji-biji jeramiberi sebenarnya adalah achenes (buah kering yang memiliki satu biji) yang tersebar di permukaan luar buah.

Berarti secara taksonomis botani jeramiberi alias strawberry sebenarnya tidak memenuhi syarat untuk disebut sebagai beri meski mengandung nama beri. Tetapi seperti khayalan Shakespeare tentang Romeo merayu Juliet dengan dalih apa arti sebuah nama maka silakan Anda bertahan pada keyakinan bahwa strawberry termasuk berry yang jika dipaksakan untuk diterjemahkan ke bahasa Indonesia = beri.

Namun perlu diingat bahwa kekeliruan-kaprah masyarakat awam terutama saya, sebaiknya terbatas sampai di situ saja. Jangan sampai kekelirukaprahan merambah ke istilah beri-beri yang lafalnya memang sama dengan beri yang diulang namun sama sekali bukan tergolong buah-buahan.

Beri-beri merupakan jenis penyakit yang diderita manusia disebabkan kekurangan zat tiamin atau vitamin B1, yang penting di dalam metabolisme tubuh manusia untuk mengubah karbohidrat menjadi energi dan menjaga fungsi saraf, otot, serta jantung. Sebaiknya sampai di sini saya menulis naskah simpang-siur ini agar kekeliru-kaprahan saya tidak terlalu liar berkeliaran ke sana ke mari.

 


Londo Ireng di Jawa

Sebelumnya

Hikayat Srikandi Nusantara

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Jaya Suprana