Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi. Peresmian institusi pendidikan unggulan ini dilaksanakan di Kota Cimahi, Jawa Barat, pada Jumat, 30 Oktober 2026.
Pembangunan kampus baru ini berdiri megah di atas lahan yang sangat luas, yakni mencapai 30,2 hektare. Kompleks pendidikan tersebut dirancang secara komprehensif guna menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi pengembangan potensi para peserta didik.
Dalam operasional pembelajarannya, sekolah ini dilengkapi dengan 30 ruang kelas representatif beserta berbagai fasilitas penunjang pendidikan modern lainnya. Kehadiran fasilitas lengkap ini disiapkan untuk menampung total 677 siswa yang lolos seleksi ketat dari berbagai penjuru tanah air.
Saat menyampaikan pidato peresmian, Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa gagasan awal pendirian SMA Taruna Nusantara berakar dari kesadaran strategis. Gagasan tersebut penting untuk mempersiapkan kader-kader calon pemimpin masa depan bangsa yang tangguh dan unggul.
Kepala Negara menekankan bahwa tingkat kecerdasan intelektual semata tidaklah cukup bagi seorang calon pemimpin. Kecerdasan tersebut harus selalu diimbangi dengan integritas moral yang tinggi agar keahlian yang dimiliki benar-benar mendatangkan kemaslahatan bagi masyarakat dan negara.
Lebih lanjut, Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah dalam mewujudkan keadilan sosial di bidang pendidikan. Kesempatan mengenyam pendidikan berkualitas tinggi wajib terbuka secara merata bagi seluruh putra-putri bangsa tanpa diskriminasi.
Kebijakan akses pendidikan tersebut berlaku tanpa memandang batasan latar belakang ekonomi keluarga, suku, ras, maupun agama. Sejak awal perancangannya, SMA Taruna Nusantara memang diproyeksikan untuk menjaring bibit-bibit unggul terbaik dari Sabang sampai Merauke.
Di hadapan ratusan peserta didik yang hadir, Presiden menitipkan pesan khusus agar mereka senantiasa tekun belajar. Para siswa diminta memanfaatkan kesempatan emas menempuh pendidikan di lembaga tersebut dengan sebaik-baiknya demi masa depan bangsa.
Presiden menyatakan keyakinannya bahwa para siswa di kampus ini kelak mampu bertransformasi menjadi generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter kuat. Karakter yang dijunjung tinggi harus berlandaskan pada kecintaan dan nilai-nilai kebangsaan yang mendalam.
Sementara itu, pesan khusus turut disampaikan kepada jajaran pamong serta para guru yang bertugas di lingkungan sekolah. Kepala Negara berpesan agar para pendidik senantiasa mendedikasikan diri dalam memberikan bimbingan, pendidikan terbaik, serta teladan nyata bagi para siswa.



KOMENTAR ANDA