Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
SEBENARNYA, saya tidak mengikuti jejak awal karier Michael Jackson. Saya mulai tertarik kepada MJ sejak menyimak klip video THRILLER ...
Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
MOHON dimengerti bahwa judul naskah ini istilah berkepanjangan sebab lebih terkait dengan proses ketimbang benda maupun tak benda.
...
Oleh: Jaya Suprana, Budawayan dan Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
PARA ahli biologi sepakat: di dunia ini ada Homo sapiens, Homo erectus, dan berbagai subspesies manusia lainnya. Tapi m ...
Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
DI tengah kemelut persaingan teknologi dan ekonomi global, kedaulatan sebuah bangsa tidak lagi hanya diukur dari luas w ...
ZT. Hubungan pertahanan antara Amerika Serikat dan Kanada kini berada di titik kritis setelah AS melayangkan ancaman dramatis untuk "mengambil alih" ruang udara Kanada. Ultimatum ini muncul ...
Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
MOHON dimaafkan oleh para ilmuwan filsafat dan sastrawan, saya yang awam filsafat dan sastra nekad memaksakan diri mene ...
Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
HOLYWOOD bikin film berjudul “Devil Wears Prada” bahkan sampai dua jilid. Namun tampaknya setan zaman sekar ...
Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
BERITA tentang Nadiem Makarim membuat saya prihatin. Bukan karena saya mengenalnya secara pribadi, tapi karena setiap s ...
Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
DONALD Trump adalah personifikasi arogansi “America First”. Retorikanya membakar garis keras anti-China. Ke ...
Sebuah Tragikomedi Absurd ala Zaman Now. Kemiripan dengan Menunggu Godot karya Samuel Beckett sama sekali bukan kebetulan sebab memang disengaja.
Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri Sa ...
By
Popular posts
1
Anak Emas FIFA? Ketika Messi Dipuja, Ronaldo Diperlakukan Berbeda