post image
Ilustrasi
KOMENTAR

Menyusul kesepakatan tarif dagang terbaru antara Indonesia dan Amerika Serikat, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bahwa PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) yang akan membeli 50 pesawat pabrikan AS, Boeing.

Tentang pembelian 50 unit pesawat pabrikan AS itu tercantum dalam kerangka Agreement on Reciprocal Tariff yang telah disepakati kedua negara.

Dudy mengaku belum mengetahui lebih lanjut kabar dari kesepakatan terbaru tersebut dan merupakan ranah Garuda Indonesia. Namun, dirinya memastikan komitmen tersebut seluruhnya merujuk kepada pesawat pelat merah.

“Iya Garuda Indonesia semua, bukan [maskapai lain],” ujarnya saat ditemui di Stasiun Gambir, Selasa, 24 Februari 2026. 

Indonesia dan AS resmi menandatangani dokumen kesepakatan dagang bertajuk “Toward a New Golden Age for the U.S.-Indonesia Alliance” yang memuat ketentuan perdagangan timbal balik AS.

Dalam salah satu poin kesepakatan dagang tersebut, Indonesia wajib melakukan pengadaan pesawat komersial serta barang dan jasa terkait penerbangan senilai 13,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 227,9 triliun. 

Bukan hal baru, kesepakatan ini juga telah mencuat dalam kesepakatan perdagangan timbal balik AS pada tahun lalu. Adapun, Garuda Indonesia memang merencanakan penambahan 100 armada pesawat baru dalam kurung waktu hingga 2029.

 


KOMENTAR ANDA

Baca Juga