Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI
SEBELUM mulai menganu karena teranu demi beranu seperti dianukan oleh anu mari kita simak bersama anu yang dianukan Kamus Anu Besar Anu Bahasa Indonesia tentang kata ANU sebagai berikut:
1 anu n yang tidak disebutkan namanya (orang, benda, dan sebagainya): si -- membeli -- di toko --;
2 (untuk menyebutkan) sesuatu yang namanya terlupa atau tidak diketahui: gedung -- yang baru selesai dibangun itu akan diresmikan pemakaiannya besok.
Kata "ANU" sebenarnya bukan sebuah kata baku yang mandiri, tapi lebih seperti sebuah placeholder atau kata pengisi “kekosongan” dalam bahasa Indonesia. "ANU" sering digunakan sebagai kata pengganti untuk sesuatu yang tidak ingin disebutkan secara langsung, seperti nama orang, tempat, atau objek yang tidak ingin disebutkan.
Namun juga bisa digunakan oleh sang pengguna termasuk saya yang lupa kata apa yang sebenarnya dia ingin sebutkan. Di masa remaja, saya girang menertawakan kaum lansia yang pikun maka beranu-anu akibat lupa mau ngomong apa.
Namun setelah saya sendiri sudah lansia justru kini saya menertawakan diri sendiri sebab yang gemar beranu-anu adalah diri saya sendiri.
Etimologi kata "ANU" tidak jelas, tapi ada beberapa teori antara lain "ANU" berasal dari kata "anu" dalam bahasa Jawa, yang berarti "itu" atau "yang itu".
Teori lain mengatakan bahwa "ANU" berasal dari kata "anu" dalam bahasa Melayu, yang digunakan sebagai kata pengisi atau placeholder. Dalam bahasa sehari-hari, "ANU" sering digunakan dalam konteks seperti "Aku pergi ke anu tadi" (Aku pergi ke tempat itu tadi) atau "Aku beli anu di anu" (Aku beli sesuatu di pasar).
Bagi saya pribadi secara intuitif serta subyektif , saya merasa "anu" dalam bahasa Indonesia dan "any" dalam bahasa Inggris memiliki kesamaan dalam arti bahwa keduanya digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang tidak spesifik atau tidak disebutkan secara jelas.
Dalam bahasa Indonesia, "anu" digunakan sebagai kata ganti untuk sesuatu yang tidak disebutkan secara jelas, seperti "apa anu itu?" (apa itu?).
Dalam bahasa Inggris, "any" digunakan untuk menunjukkan bahwa sesuatu dapat berupa apa saja, seperti "do you have any questions?" (apakah kamu memiliki pertanyaan apa pun?).
Meskipun keduanya memiliki kesamaan dalam arti, namun etimologi dan penggunaan keduanya berbeda. "Anu" dalam bahasa Indonesia kemungkinan berasal dari bahasa Sanskirt "anu" yang berarti "sesuatu" atau "apa saja", sedangkan "any" dalam bahasa Inggris berasal dari bahasa Inggris Kuno "ænig" yang berarti "apa saja" atau "sesuatu".
Namun setelah digatuk-gatukkan secara spekulatif beraroma arkeolinguistis, terasa sangat mungkin ada pengaruh bahasa Sanskirt terhadap kata "anu" dalam bahasa Indonesia sekaligus "any" dalam bahasa Inggris.
Kata "anu" dalam bahasa Sanskirt memiliki arti "sesuatu" atau "apa saja", dan telah dipinjam ke dalam banyak bahasa di Asia, termasuk bahasa Indonesia. Sementara itu, kata "any" dalam bahasa Inggris mungkin memiliki hubungan dengan kata "anu" dalam bahasa Sanskirt melalui proses peminjaman kata dan perubahan fonetik.
Juga bukan mustahil kolonialis Inggris belajar kata “anu” dari bahasa bangsa yang dijajah, yaitu India. Berarti sangat mungkin bahwa kata "anu" dan "any" memiliki akar yang sama dalam bahasa Sanskirt, dan kemudian melalui jalur globalisasi kebudayaan, dipinjamkan ke dalam bahasa-bahasa lain.
Sebelum makin liar dan makin lepas kendali sehingga Anumologi berkeliaran ke berbagai penjuru mata angin maka lebih bijak saya berhenti menulis naskah Anumologi sampai di sini saja.




KOMENTAR ANDA