Sebuah insiden tak biasa terjadi di udara ketika seorang penumpang Delta Air Lines dilaporkan menyiram sebuah unit iPhone ke dalam kloset toilet pesawat saat penerbangan lintas negara bagian di Amerika Serikat berlangsung.
Peristiwa tersebut terjadi dalam penerbangan Delta Air Lines bernomor DL777 yang melayani rute dari Bandara Internasional Harry Reid (LAS) di Las Vegas menuju Bandara Internasional Hartsfield-Jackson Atlanta (ATL). Insiden toilet ini menimpa armada Boeing 757-200 beregistrasi N658DL, sebuah pesawat komersial klasik berusia 36 tahun.
Kabar insiden ini pertama kali mencuat dan menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah catatan perawatan resmi Electronic Logbook (ELB) pesawat tersebut bocor ke publik. Dalam laporan singkat teknisi tertulis keterangan lugas: "RECENT ELB WRITE UP ON TOILET. IT DOES FLUSH BUT IPHONE IS FLUSHED AND GONE."
Beruntung, tidak ada risiko keselamatan fatal seperti benda jatuh dari ketinggian jelajah yang dapat melukai orang di darat. Hal ini karena sistem pembuangan toilet pesawat merupakan sistem tertutup, sehingga gawai yang tersiram langsung masuk ke tangki penampungan limbah di bagian bawah.
Tidak seperti pesawat generasi terbaru seperti Boeing 737 MAX atau Airbus A320neo yang mengandalkan sistem vakum bertenaga tinggi, armada Boeing 757 lawas menggunakan sistem resirkulasi limbah (recirculating waste system) dengan tangki penampung cairan biru (blue juice) yang berada persis di bawah mangkuk kloset.
Mekanisme motor penyiram kloset diketahui tetap berfungsi normal dan tidak menyebabkan luapan air kotor maupun penyumbatan parah selama sisa penerbangan. Pesawat mendarat dengan selamat di Atlanta pada pukul 17.44 waktu setempat tanpa mengalami keterlambatan operasional yang signifikan.
Setibanya di darat, tim teknisi dan awak darat segera melakukan pengurasan tangki limbah pesawat untuk mengatasi masalah tersebut serta mengevakuasi perangkat yang tenggelam di penampungan limbah.
Para pakar penerbangan menilai insiden ini beruntung terjadi di Boeing 757. Jika insiden serupa menimpa pesawat modern bersistem vakum pipa sempit, ponsel dapat hancur berkeping-keping karena perbedaan tekanan ekstrem atau menyangkut di katup, yang berisiko merusak sistem perpipaan titanium.
Kerusakan parah pada sistem vakum modern biasanya memerlukan proses pembongkaran panel kabin dan tangki di hanggar selama berhari-hari, dengan biaya perbaikan teknis mencapai puluhan ribu dolar AS serta potensi kerugian operasional maskapai hingga ratusan ribu dolar.
Hingga kini belum diketahui secara pasti bagaimana ponsel pintar tersebut bisa berakhir di dalam lubang kloset. Tidak ada kerusakan struktural yang dialami armada Delta Air Lines tersebut, meski sang pemilik dipastikan harus merelakan gawai kesayangannya.



KOMENTAR ANDA