post image
Foto: @airwaybuzz
KOMENTAR

Dua pesawat komersial dilaporkan mengalami insiden benturan ringan di area landasan saat melakukan proses pushback di Bandara Internasional Charlotte Douglas (CLT) pada Senin lalu. Insiden ini melibatkan jet regional Bombardier CRJ-900 milik Delta Connection dan Airbus A320neo milik Frontier Airlines, yang berujung pada pembatalan jadwal penerbangan kedua maskapai.

Pesawat yang terlibat dalam insiden tersebut adalah Frontier Airlines Airbus A320neo dengan nomor registrasi N364FR yang bersiap melayani penerbangan F92395 menuju Houston (IAH). Sementara itu, pesawat Delta Connection dioperasikan oleh Endeavor Air menggunakan Bombardier CRJ-900LR berregistrasi N931XJ dengan nomor penerbangan DL5051 yang dijadwalkan terbang menuju Bandara LaGuardia, New York (LGA).

Berdasarkan konfirmasi dari pihak bandara serta rekaman foto yang beredar di media sosial, kontak fisik terjadi ketika salah satu pesawat sedang dipandu mundur dari gerbang keberangkatan. Bagian ekor dari Bombardier CRJ-900 milik Delta yang sedang terparkir menyenggol bagian ujung sayap (wingtip) milik Airbus A320neo Frontier yang sedang melintas di area apron.

Beruntung, tidak ada korban luka-luka di antara penumpang maupun kru di kedua pesawat dalam insiden berkecepatan rendah tersebut. Namun, sebagai langkah keselamatan penerbangan, pihak manajemen Delta dan Frontier memutuskan untuk membatalkan seluruh operasional kedua penerbangan tersebut demi pemeriksaan teknis menyeluruh.

Setelah kejadian, petugas operasional bandara segera mengamankan lokasi sebelum kedua armada dipindahkan ke area perawatan. Tim teknisi dan pemeliharaan langsung diterjunkan untuk memeriksa potensi kerusakan struktural yang dialami oleh komponen ujung sayap maupun bagian ekor pesawat.

Meskipun benturan di darat relatif jarang terjadi, proses pendorongan pesawat (pushback) merupakan tahap yang memerlukan koordinasi ketat. Operasi ini melibatkan komunikasi langsung antara kru kokpit, operator mobil pemandu (pushback tug), petugas darat (ramp personnel), hingga pengatur lalu lintas udara.

Bandara Internasional Charlotte Douglas sendiri merupakan salah satu pusat penerbangan tersibuk di Amerika Serikat yang melayani ratusan pergerakan pesawat setiap harinya. Tingginya kepadatan aktivitas darat, terutama pada jam-jam sibuk keberangkatan, menuntut presisi dan kewaspadaan ekstra dari seluruh tim darat.

Insiden ini menambah daftar panjang kejadian benturan darat (ground collision) yang melibatkan pesawat komersial dalam beberapa bulan terakhir. Kasus serupa sebelumnya juga pernah dialami oleh armada maskapai lain saat proses taxiing maupun pendorongan di beberapa bandara internasional utama dunia.

Walaupun insiden lalu lintas darat bandara jarang mengancam keselamatan jiwa secara langsung, dampak operasional yang ditimbulkannya sangat signifikan. Setiap benturan sekecil apa pun mewajibkan adanya investigasi teknis, pelaporan regulasi, serta penggantian armada yang kerap memicu keterlambatan berantai pada jadwal penerbangan maskapai.

Saat ini, otoritas terkait bersama tim keselamatan penerbangan tengah melakukan investigasi untuk memastikan urutan kejadian dan penyebab pasti kontak antarpesawat tersebut. Hingga proses pemeriksaan dan perbaikan selesai, kedua pesawat dinyatakan tidak beroperasi (grounded) sementara waktu.


Emirates Tangguhkan Penerbangan ke 6 Destinasi Global akibat Ketegangan Geopolitik

Sebelumnya

Asap Penuhi Kabin Kelas Bisnis, Swiss International Air Lines Mendarat Darurat di Bangor

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel AviaNews