Kebakaran besar melanda sebuah fasilitas pengelolaan sampah di kawasan industri Neasden, London barat laut, pada Jumat, 28 Agustus 2026. Insiden yang berlokasi kurang dari satu mil dari Stadion Wembley ini memicu kepulan asap tebal dan menyebabkan gangguan parah pada jaringan transportasi umum utama London, termasuk layanan London Underground dan kereta komuter.
Sebanyak 20 mobil pemadam kebakaran beserta sekitar 125 petugas dikerahkan ke lokasi di Hannah Close setelah menerima laporan pertama pada pukul 11.36 waktu setempat. Petugas langsung berhadapan dengan kobaran api yang telah membesar dan membakar bangunan industri berukuran sekitar 100 meter kali 150 meter.
Akibat lokasi kebakaran yang sangat dekat dengan jalur perlintasan kereta, Transport for London (TfL) terpaksa menghentikan seluruh operasional Metropolitan Line. Sementara itu, layanan Jubilee Line dihentikan total antara stasiun Wembley Park dan West Hampstead, serta mengalami penundaan parah di sisa jalur lainnya.
Tidak hanya jaringan Underground, gangguan perjalanan juga meluas hingga ke jalur kereta nasional. Perjalanan kereta komuter yang mengarah ke Stasiun London Marylebone mengalami keterlambatan hingga pembatalan rute karena visibilitas dan faktor keamanan di sekitar perlintasan yang terdampak.
Dampak dari insiden ini juga dirasakan oleh fasilitas di sekitar lokasi kejadian. Sebuah gudang distribusi milik Amazon yang berdiri terpisah dari bangunan terbakarnya terpaksa dievakuasi demi keselamatan para pekerja akibat paparan asap yang tebal.
Asisten Komisioner London Fire Brigade (LFB), Andy Pennick, menyampaikan bahwa perwira di lapangan langsung meminta pengerahan armada dalam skala besar begitu melihat intensitas kobaran api. Penanganan dalam skala masif harus segera dilakukan untuk mencegah penyeberangan api ke bangunan industri lainnya di kawasan tersebut.
LFB mengategorikan kejadian ini sebagai insiden berkepanjangan (protracted incident). Petugas pemadam kebakaran harus berjuang di lapangan hingga sore hari untuk memadamkan titik-titik api dan memastikan area benar-benar aman dari potensi pemadaman ulang.
Sekitar pukul 17.00 waktu setempat, otoritas pemadam kebakaran mengonfirmasi bahwa kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan. Hingga saat ini, penyebab pasti memicu timbulnya api di dalam fasilitas limbah campur tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.
Peristiwa ini tercatat sebagai kebakaran besar ketiga yang melanda pusat daur ulang di London sepanjang musim panas ini. Sebelumnya pada bulan yang sama, sekitar 100 petugas pemadam kebakaran juga dikerahkan untuk mengatasi kebakaran 50 ton limbah rumah tangga di Deptford.
Organisasi Environmental Services Association menyoroti bahwa insiden kebakaran di pusat pengelolaan sampah sering kali dipicu oleh pembuangan baterai litium yang salah, seperti baterai dari rokok elektrik (vape). Kebakaran baterai di fasilitas limbah diperkirakan menelan kerugian hingga £1 miliar per tahun dan menjadi perhatian serius bagi otoritas pemadam kebakaran setempat.



KOMENTAR ANDA