post image
Ilustrasi: ZonaTerbang
KOMENTAR

Mari kita rawat masa depan generasi muda. Dan dari semua itu, mari kita bangun peradaban. Sejarah telah mempertemukan para pendahulu kita dalam berbagai ruang perjuangan BPUPK, Panitia Sembilan, Piagam Jakarta, Masyumi, Konstituante, PPP, dan Reformasi. Kendaraan politik mereka berubah. Organisasi mereka mengalami dinamika.

Tetapi cita-cita besar untuk menghadirkan Indonesia yang merdeka, bersatu, adil dan makmur tidak boleh berhenti. Karena itu, generasi sekarang tidak perlu mengulang seluruh pertentangan masa lalu. Kita tidak sedang mengajak umat kembali ke masa lalu. Kita sedang mengajak umat mengambil nilai terbaik dari sejarah untuk menjawab masa depan.
 
Dari persaudaraan sejarah menuju persaudaraan peradaban.
Dari tauhid menuju amanah.
Dari amanah menuju keadilan.
Dari keadilan menuju kemakmuran.
Dari kemakmuran yang berkeadilan menuju peradaban.

Dan dari peradaban yang berakar pada nilai-nilai Ilahiah menuju INDONESIA BERKAH Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur. Merawat Jagat, Membangun Peradaban. Membangun Indonesia dengan Peradaban Politik Baru.


Soal Prabowo Jatuh Sebelum 2029, Budi Arie Akhirnya Minta Maaf

Sebelumnya

Tentang Singkong Terkait Pemadam Kebakaran

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Nasional