Sebuah Tragikomedi Absurd ala Zaman Now. Kemiripan dengan Menunggu Godot karya Samuel Beckett sama sekali bukan kebetulan sebab memang disengaja.
Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri Sa ...
Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
MATEMATIKAWAN tidak punya selebritas seperti sepak bola. Tapi di balik papan tulis dan kertas coretan, ada orang-orang ...
Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
SAYA terkesan pemikiran kontroversial Hans Eysenck bahwa proses mekanisme reproduksi yang dilakukan lelaki dan perempua ...
Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
"DUBITO ERGO SUM" dapat diterjemahkan sebagai "Saya ragu, maka saya ada".
Frasa ini menekan ...
Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
HASTA Brata adalah kerifan kepemimpinan Jawa yang bersumber dari ajaran Hindu dan pewayangan mengajarkan delapan sifat ...
Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI
JIKA para sejarawan sibuk menapak tilas jalan Daendels atau sumpah Gajah Mada, maka ijinkan saya menapak tilas benda yang lebih sederhana tapi set ...
Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI
DI alam spionase, nama samaran kerap digunakan demi melindungi identitas sang agen rahasia. Semisal nama samaran James Bond adalah nama sandi 007. ...
Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI
RENE Descartes mengatakan “Cogito, ergo sum” (Saya berpikir, maka saya ada), yang berarti bahwa satu-satunya hal yang pasti adalah bah ...
Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI
DALAM berupaya mempelajari dua opus magnus Noam Chomsky yaitu “Language and Responsibily” dan “Reflections on Language” sa ...
By
Popular posts
1
Prof. Emir: Kebakaran Gambut Tidak Bisa Dihadapi dengan Cara Konvensional